Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Sholat Jenazah

Dalam QS. Anbiya ayat 35 dijelaskan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Membahas kematian bagi sebagian orang masih dianggap terlalu menakutkan. Padahal jika kita memahami hakikat kematian maka kita akan bersikap tenang dan tidak khawatir. Membahas kematian juga berkaitan dengan jenazah dan cara menyolatkannya. Namun, masih banyak orang yang belum mengerti mengenai hukum maupun keutamaan dari sholat jenazah atau sholat mayit.

Pertanyaan Tentang Sholat Jenazah

Hukum atas sholat mayit adalah fardu khifayah yang artinya jika sebagian muslim telah melakukannya maka gugurlah kewajiban Anda untuk menyolatkan jenazah tersebut. Dan ternyata masih banyak ilmu mengenai sholat mayit yang belum kita pahami. Berikut adalah pertanyaan beserta jawaban seputar sholat mayit yang perlu Anda ketahui.

1.     Siapa Imam Shalat Jenazah?

Sabda Rasulullah SAW, “Janganlah seseorang menjadi imam, bagi orang yang berada di dalam kekuasaannya.” Hadist Rasulullah SAW di atas adalah acuan bahwa jika sholat mayit dilakukan di masjid, maka yang menjadi imam adalah imam masjid tersebut. Namun jika sholat di selain masjid, maka yang menjadi imam adalah kerabat terdekat.

2.     Bagaimanakah posisi imam saat menyolatkan jenazah?

Posisi imam saat menyolatkan jenazah laki-laki adalah searah dengan kepala jenazah. Lalu posisi imam saat menyolatkan jenazah perempuan adalah imam berada di tengah tengah jenazah. Hal itu juga berlaku untuk jenazah orang dewasa maupun jenazah anak-anak.

3.     Apa hukum membaca Al Fatihah Saat Sholat Jenazah?

Salah satu yang termasuk rukun dari sholat mayit adalah membaca surat Al-Fatihah. Sama seperti rukun sholat sholat yang lain. Karena sholat mayit juga disebut sholat. Seperti sabda Rasulullah SAW, “Tidak sah sholat bagi orang yang tidak membaca surat Al-Fatihah.”

4.     Apakah janin keguguran wajib dishalatkan jenazah?

Janin yang keguguran wajib dishalatkan jika usia janin tersebut sudah lebih dari 4 bulan, atau sudah ditiupkan ruh. Tetapi apabila janin tersebut berusia kurang dari 4 bulan maka tidak perlu dikafani dan tidak perlu dishalatkan.

5.     Apa hukum melakukan takziah dan datang ke rumah jenazah?

Hukum takziah tidak termasuk dari sunnah. Namun bisa diniatkan untuk menyambung silaturahmi dan memberi dukungan kepada kerabat atau keluarga yang ditinggalkan. Selama takziah, orang-orang yang datang bisa menghibur dan memberi dukungan.

6.     Apa Keutamaan Dari Sholat Jenazah?

Keutamaan dari sholat mayit menurut HR Muslim No.945 adalah pahala sebesar dua gunung jika ikut sholat mayit dan mengiringnya sampai ke kuburan. Jika hanya menyolati dan tidak mengantar atau mengirim sampai ke pemakaman maka pahala baginya satu gunung besar.

Itulah pertanyaan serta jawaban seputar sholat jenazah yang perlu Anda ketahui. Jika kita mengetahui keutamaan dari suatu perbuatan baik, maka tentunya kita akan lebih bersemangat untuk melakukannya. Apabila Anda membutuhkan informasi lainnya, Anda bisa mendapatkannya dengan membaca parenting islami.