Dalam masyarakat modern, penggunaan media sosial telah menjadi aktivitas sehari-hari yang harus dilakukan.
Seperti diketahui, media sosial ditentukan oleh aktivitas dan konektivitas dari sebuah konten yang dibuat.
Media sosial biasanya digunakan untuk interaksi sosial dan akses ke berita serta informasi.
Ini adalah alat komunikasi yang berharga dengan orang lain, baik secara lokal maupun internasional, serta untuk berbagi, membuat, dan membagikan informasi.
Pada dasarnya, media sosial sangat memengaruhi kemampuan kita untuk berkomunikasi, membentuk hubungan, serta mengakses dan menyebarkan informasi.
Di sini, peran new media seperti Gen Media Network pun cukup krusial.
Tak hanya menyajikan berita terkini di portal genmedianetwork.com, sport.genmedianetwork.com, atau lifestyle.genmedianetwork.com, media online ini juga memberikan konten berita terbaru di media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.
Tentu saja, berita tersebut telah dikemas dalam bentuk yang user friendly sehingga lebih mudah dicerna.
Bagaimanapun, hampir setiap orang di dunia ini memiliki sosial. Bahkan, orang dari usia 13 hingga 64 tahun memiliki akun Facebook.
Situs jejaring sosial ini dapat digunakan untuk menghubungkan orang-orang di seluruh dunia.
Tak perlu dikatakan bahwa kita sebagai masyarakat digital telah tumbuh bergantung pada situs jejaring sosial.
Secara keseluruhan, kita mengandalkan jaringan sosial untuk konektivitas dan komunikasi utama di dunia saat ini.
Dan seperti telah disinggung di atas, salah satu industri terbesar yang dipengaruhi oleh media sosial adalah berita dan jurnalisme.
Berkat internet, kita mendapatkan cara tercepat dan termudah untuk mendapatkan berita terbaru.
Di sisi lain, media cetak semakin berkurang dan sebagian besar media dipaksa untuk menerbitkan artikel secara online.
Efek lain dari teknologi yang semakin canggih adalah bahwa hampir setiap orang dapat menganggap diri mereka sebagai “jurnalis” dan menghasilkan berita yang mereka rasa akurat dan kredibel.
Hampir seketika kita dapat membuat, berbagi, dan menyebarkan berita atau bahkan gossip dan hoaks ke seluruh dunia. Media sosial hanya membuat ini semakin mudah.
Berita-berita tertentu seringkali “meledak” melalui Twitter dan situs jejaring sosial lainnya, dan mau tidak mau semua orang di seluruh dunia menjadi tahu tentang berita tersebut.
Kekuatan media sosial memungkinkan masyarakat kita menjadi jauh lebih berpengetahuan tentang beberapa isu dan berita terbaru dari seluruh pelosok dunia.
Sayangnya menurut Laporan Media Sosial Nielsen, pengguna media sosial yang aktif memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terpengaruh secara offline.
Dengan kata lain, media sosial sekarang mulai mempengaruhi proses pengambilan keputusan penggunanya.
Pemasaran secara digital juga semakin meningkat akhir-akhir ini, dan mereka yang tidak hadir di media sosial perlahan-lahan akan punah.
Dalam hal ini digitalisasi di berbagai bidang menjadi sebuah kewajiban, khususnya sejak pandemic menghandam berbagai sektor offline.
Pengusaha dan pemilik usaha kecil pun mulai mengandalkan situs media sosial untuk menyebarkan informasi tentang bisnis mereka.
Internet marketing pada titik ini hampir identik dengan media sosial karena mampu menjangkau audiens dalam lingkup yang besar dan menghasilkan efek yang besar pula.
Baik digunakan untuk berkomunikasi, belajar, atau mengambil keputusan, media sosial tetap ada dan akan terus memengaruhi masyarakat kita.
New media seperti Gen Media Network tentunya ikut andil dalam pencerdasan bangsa lewat konten-konten yang dibuatnya.
Terlebih di tengah masa ketika hoaks dan misinformasi merajarela, baik lewat portal berita maupun media sosial.