Tidak banyak anak-anak yang bermain permainan tradisional indonesia di zaman digital semacam ini. Walau sebenarnya, permainan anak tradisional dapat membuat anak lebih sehat karena menggerakkan anak untuk aktif bergerak dalam luar ruang. Kadang-kadang mengajak anak untuk bermain permainan tradisional di luar rumah. Ada banyak permainan anak dari Indonesia Timur yang memikat buat dicoba, lho. Yuk, ketahui bermacam permainan dari Indonesia Timur berikut!

Dengkleng – Nusa Tenggara Barat
Dengkleng sebagai permainan anak yang dari Lingkungan Sebok, Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Sebenarnya, permainan yang ini cukup akrab di beberapa daerah lain. Namun, nama permainan ini pasti berlainan setiap wilayah.
Untuk mainkan dengkleng, buat kotak-kotak dari kapur di tanah. Kotak-kotak itu dikasih nomor yang nanti harus dilalui. Tiap kotak harus dilalui dengan melempar batu ke salah satunya kotak itu. Kotak yang ada batunya harus dilalui dengan melonjak.
Pemain harus melonjak sampai capai kotak teratas, yaitu kotak dengan nomor sembilan. Bila pemain sukses melalui kotak dengan nomor sembilan, pemain bebas mengidentifikasi kotak yang diharapkan dengan pertanda bintang. Juaranya ialah pemain dengan pertanda bintang terbanyak.
Rangkuk Alu – Nusa Tenggara Timur
Rangkuk alu ialah permainan anak yang menyatukan seni tari didalamnya. Permainan ini benar-benar terkenal di Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Di dalam permainan ini, batang-batang bambu diatur dan diayunkan seperti akan menjepit salah satunya pemain. Satu atau 2 orang pemain harus mahir dalam melonjak untuk menghindar capitan bambu ini.
Langkah pemain menghindar capitan bambu akan terlihat seperti seorang yang lakukan tarian. Permainan ini akan latih kecakapan dan kecepatan anak. Dia akan usaha memantapkan pergerakan dan kecepatan badannya untuk menghindar capitan bambu.
Ceklen – Sulawesi Utara
Permainan anak dari Indonesia Timur tidak harus yang selalu keluarkan tenaga, lho. Ada pula permainan yang dapat dimainkan saat rileks, yakni ceklen. Sekedar info, ceklen ini ialah permainan semacam bekel.
Langkah bermain ceklen ini serupa dengan saat bermain bekel. Sang pemain akan melemparkan bola ke atas, lalu saat bola membal ke atas sang pemain harus segera ambil biji (biasa dibuat dari kerang laut) sebanyaknya saat sebelum bola kembali membal ke bawah.
Tilako – Sulawesi tengah
Jika Anda pernah dengar permainan tradisional namanya enggar, tilako ini sebagai permainan semacam itu. Untuk bermain permainan dari Sulawesi tengah ini harus ada tanah lega yang luas dengan permukaan yang datar. Disamping itu, persiapkan sepasang bambu sejauh 1,5 – 3 mtr. yang telah terpasang injakan kaki.
Permainan tilako sudah tentu mempertajam kesetimbangan anak. Anak harus jaga keseimbangannya supaya bisa berdiri di atas sepasang bambu sekalian jalan perlahan-lahan. Dalam bermain permainan ini sudah tentu ada resiko jatuh sampai cedera dan baju jadi kotor. Tetapi, bila anak berani untuk bermain permainan ini, diamkan saja mereka mencoba.
Bilu-Bilulu – Gorontalo
Permainan bilu-bilulu kemungkinan mengingati Anda dalam permainan gobak sodor. Ide dari permainan ini ialah 2 orang pemain bekerja untuk mengadang seorang pemain yang berperanan sebagai burung.
Dua penghadang harus merintangi pemain sebagai burung ini untuk dapat melalui mereka. Bila anggota badan sang “burung” ini terjamah oleh beberapa penghadang, karena itu juaranya ialah sang penghadang.
Patah Kaleng – Papua
Sepak bola ialah olahraga yang cukup terkenal di Indonesia. Karena sangat terkenalnya, tidaklah aneh bila permainan anak tradisional dari Indonesia Timur ikut mengikutkan olahraga ini.
Ialah patah kaleng yang disebut sepak bola tradisional anak-anak Papua. Dalam suatu lapangan terbuka ada 2 buah gawang yang masing-masing gawangnya diisikan oleh 2 buah kaleng. Tidak ada wasit atau pengontrol permainan. Anak-anak bebas memakai bola dari benda apa saja. Juaranya ialah team yang dapat jatuhkan kaleng di gawang musuh.
Beragam permainan anak dari Indonesia Timur ini bagus sekali untuk dicoba. Yuk, waktunya ajak sang kecil untuk aktif bermain permainan tradisional. Ucapkan kepadanya untuk tidak perlu takut coba hal baru.