5 Tips Mengatur Belanja saat Mudik Lebaran

Momentum lebaran tahun ini akan semakin meriah setelah pemerintah membolehkan lagi masyarakat melakukan mudik. Pemerintah tetap menekankan agar pemudik patuh pada protokol kesehatan serta sudah divaksin booster.

Kesempatan ini tentu saja disambut dengan meriah. Nah, agar anggaran mudik bisa dikontrol terutama untuk kebutuhan belanja mudik lebaran, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Agar kondisi keuangan tetap stabil dan tidak menumpuk utang setelah lebaran berakhir.

Pastikan Anggaran Keuangan Aman

Saat mudik lebaran sudah wajar jika kebutuhan meningkat. Tapi, ada baiknya amankan dulu kebutuhan untuk bulanan yang tetap sehingga saat pulang mudik lebaran tidak ketar-ketir karena over budget gara-gara mudik tidak ada cadangan untuk bulanan.

Apalagi lebaran tahun 2022 ini akan berlangsung di awal bulan sehingga masih ada waktu beberapa minggu lagi untuk tetap memenuhi kebutuhan pokok sampai gajian bulan berikutnya.

Pisahkan THR untuk Zakat serta mudik

Jika kamu memang mendapatkan THR dari perusahaan, pergunakan THR dengan sebaik mungkin. Utamakan membayar kewajiban seperti zakat hingga utang. Jangan sampai lebaran masih tersangkut utang terutama jika bertemu sanak famili maupun kerabat yang memberikan kamu utang.

Setelah kewajiban-kewajiban ditunaikan barulah bisa mengalokasikan THR untuk kebutuhan lain seperti angpao lebaran, dana liburan selama lebaran atau jalan-jalan.

Gunakan THR dengan bijak

Salah satu kebiasaan dalam lebaran adalah diskon dan promo gede-gedean. Pasalnya hampir seluruh pekerja di Indonesia akan mendapatkan THR lebaran, sehingga masyarakat ditawarkan berbagai promosi dan diskon.

Padahal THR bisa dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan lainnya. Misalnya seperti menambah saldo dana darurat, investasi reksadana atau saham, hingga menambah tabungan. Gunakan THR secara proporsional. Tidak terlalu konsumtif tetapi tidak juga terlalu pelit.

Siapkan dana darurat

Dana darurat yang dimaksud adalah dana darurat untuk mudik. Dana darurat yang perlu dipersiapkan paling tidak sebesar 10 persen dari bujet yang sudah dianggarkan. Jika dana bujet sebesar Rp5 juta, maka siapkan Rp500 ribu untuk dana darurat seperti jika kendaraan mengalami mogok, pecah ban, dan lain sebagainya yang sifatnya berupa kejadian yang tidak bisa diprediksi sebelumnya. 

Belanja kebutuhan mudik secara online

Jika ada belanja yang bisa ditalangi dulu dengan menggunakan paylater tidak ada salahnya selama dananya sudah disiapkan di belakang. Artinya kamu bisa belanja dengan paylater asal sudah ada alokasi dananya di akhir bulan.

Kelebihan paylater di saat promo dan diskon seperti jelang lebaran ini biasanya mendapatkan cashback tergantung masing-masing penyedia. Malahan sekarang sudah bisa belanja kebutuhan pokok lewat ecommerce seperti Lazada dengan menggunakan Lazada Paylater.  Lazada paylater adalah skema pembayaran dengan cara dicicil sehingga lebih fleksibel.

Nah, bagi yang sudah punya paylater seperti Kredivo, tidak perlu repot lagi daftar Lazada Paylater. Kamu hanya tinggal checkout saja saat selesai memasukkan semua belanjaan di dalam keranjang. Minimal belanjaan Rp500 ribu saudah bisa dicicil sampai dengan 3 bulan tanpa bunga. Cukup bayar adminnya saja sebesar 3%. Jadi, adminnya hanya Rp15.000 saja dengan cicilan 500ribu/3 bulan.

Syarat utama menjadi member Kredivo, berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 18 sampai 60 tahun, berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Bandar Lampung, Banjarmasin dan Pontianak. Serta memiliki penghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.